Sunday, February 22, 2015

Gunung Prau

Photos by Damario Octa W.

Gunung Prau merupakan salah satu puncak di Dataran Tinggi Dieng yang tingginya 2.565 mdpl. Gunung Prau adalah salah satu tempat yang tepat untuk belajar mendaki gunung. Jalur trekkingnya tidak terlalu panjang, sampai ke puncak cukup ditempuh sekitar 3 jam dari basecamp di desa Patak Banteng.

Gunung Prau memamng bukan gunung berapi aktif, sehingga bisa kemping di puncaknya. Prau juga merupakan salah satu gunung dengan puncak terluas di Indonesia dan bisa menampung ratusan pendaki sekaligus. Jadi, tidak perlu heran akan melihat lautan tenda di Prau pada akhir pekan. Sekarang basecamp-nya pun juga banyak kurang lebih ada 3 basecamp. Ini untuk mengurangi jumlah kuota yang membludak di basecamp utama.

Saat berada di puncak pada malam hari suhu sangat ekstrem, bisa mencapai 5 derajat celcius. Bahkan sangat disarankan untuk penderita Hypotermia tidak dianjurkan untuk mendaki ke puncak gunung Prau. Akibatnya sangat fatal apabilamelanggar aturan itu apabila tidak ditangani secara serius.

Puncak gunung Prau menyajikan panorama alam yang sangat indah saat pagi hari, yaitu melihat sunrise dengan keindahan awan perubahan malam ke pagi hari dan keindahan gunung Sindoro-Sumbing apabila cuaca mendukung. Terlihat pula puncak-puncak Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Tetapi semua juga tergantung pada kondisi cuaca yang memungkinkan.

Photos by Damario Octa W.
Begitu pula saat malam hari, ketika diatas puncak cuaca bagus akan melihat keindahan langit bertaburan bintang. Selain itu juga akan melihat keindahan lampu-lampu desa Dieng, apalagi saat terang bulan bisa mengabadikan momenmu saat malam hari tanpa merasa kecewa dengan hasil fotonya.

Photos by Damario Octa W.

Danau Ranu Kumbolo


Photos by Damario Octa W.
Ranu Kumbolo adalah sebuah danau gunung di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Letaknya di Pegunungan Tengger, di kaki Gunung Semeru. Luasnya 15 hektar. ranu Kumbolo adalah bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Danau Ranu Kumbolo adalah salah satu dari beberapa danau yang ada di GUnung Semeru Mahameru yang berada di kawasan jalur pendakian menuju Gunung Semeru Mahameru. Karena keindahan alamnya sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pendaki selain gunung Semeru dan sebagai lokasi basecamp para pendaki sekedar melepas lelah. Danau ini memiliki luas sekitar 8 hektar dengan ketinggian 2.390 mdpl.

Di Ranu Kumbolo saat pagi hari udara sangat dingin bahkan bisa mencapai 0 derajat celcius, namun hal ini tidak menjadikan para pendaki semeru putus asa justru menjadi daya tarik tersendiri karena di lokasi inilah mereka merasakan kenyamanan dan ketentraman dari hiruk pikuk keramaian metropolitan. Keindahan lain yang bisa dirasakan di Danau ini adalah sunrise yang muncul dari sela-sela bukit seakan menghipnotis mata ini untuk tidak sekedip pun untuk berpaling dari sang surya.

Saat matahari mulai menampakkan wujudnya, moment inilah yang sangat ditunggu, para pengunjung bersorak ria serta tak lupa mereka berebut untuk bisa mengabadikan disetiap detik moment munculnya mentari di pagi hari.

Danau Ranu Kumbolo hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama 3-4 jam dari ranu pane atau pintu masuk jalur pendakian Gunung Semeru, Kecamatan Senduro, Lumajang, Jawa Timur. Jarak antara Ranu Pani ke Danau Ranu Kumbolo sekitar 10 km dengan medan pendakian relatif sedikit naik turun.

Menutur Kepala Balai Besar TNBTS bahwa kawasan Bromo Tengger Semeru, selain terdapat Danau RAnu Kumbolo juga memiliki keindahan lain yang mungkin salah satu destinasi terbaik dikawasan itu seperti padang savana, laut pasir, hingga hutan hujan tropis.

Sesuai peraturan yang dibuat bahwa setiap pendaki atau wisatawan yang camp di sekitar danau Ranu Kumbolo diharuskan menjaga kebersihan dengan cara membawa kembali sampah bekas bungkus makanan yang mereka bawa menjadi bekal saat trekking.